Jumat, 11 September 2015

Sunnatullah

Assalamualaikum wr. wb.


Kali ini kita akan berbicara mengenai sunnatullah. Apa itu sunnatullah? Sunnatullah dapat dikatakan sebagai ketetapan Allah. Secara ilmiah dikatakan sebagai hukum alam, namun sunnatullah bukanlah hukum alam.


Sunnah atau ketetapan Allah antara lain:
  1. Selalu ada dua kondisi saling ekstrem (surga-neraka, benar-salah, baik-buruk).
  2. Segala sesuatu diciptakan berpasangan (dua entitas atau lebih). Saling cocok maupun saling bertolakan.
  3. Selalu terjadi pergantian dan perubahan antara dua kondisi yang saling berbeda.
  4. Perubahan, penciptaan maupun penghancuran selalu melewati proses.
  5. Alam diciptakan dengan keteraturan.
  6. Alam diciptakan dalam keadaan seimbang.
  7. Alam diciptakan terus berkembang.
  8. Setiap terjadi kerusakan di alam manusia, Allah mengutus seorang utusan untuk memberi peringatan atau memperbaiki kerusakan tersebut.sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Sunnatullah

Perlu diketahui bahwa sunnatullah tidak akan berubah. Contohnya, jika ada seekor gajah yang biasa mencari makanan di sebuah lahan seluas 2 hektar, namun suatu ketika, 1 hektar darinya digunakan oleh penduduk untuk membangun pemukiman. Karena sudah merupakan ketetapan dari Allah, maka tak heran jika gajah tersebut mencari makanan ke pemukiman penduduk tersebut. Itu karena Allah sudah menetapkan bahwa gajah tersebut memanglah telah ditetapkan untuk mencari makanan di wilayah 2 hektar tersebut.

Jadi, sunnatullah adalah ketetapan Allah yang tidak bisa berubah karena memang itulah yang telah ditetapkan oleh Allah SWT. Jika kita, manusia, tetap mengikuti sunnatullah maka insyaallah kita akan masuk surga. Sama halnya dengan hewan, tumbuhan dan makhluk ciptaan Allah lainnya yang mengikuti sunnatullah

Mungkin itu saja yang bisa saya sampaikan. Kurang lebihnya mohon maaf..

Wassalamualaikum wr. wb.

Rabu, 02 September 2015

Apa Itu "Kebenaran"?

Assalamualaikum wr. wb.

Apa itu kebenaran? Kebenaran berasal dari kata "benar". Benar sama dengan "betul", namun saat keduanya menerima imbuhan "ke-" dan "-an", mereka memiliki arti yang berbeda.

ke- + benar + -an = kebenaran
ke- + betul + -an = kebetulan

Lihat, sekarang memiliki arti yang berbeda bukan? Benar menjadi "kebenaran" yang berarti pasti. Sedangkan betul menjadi "kebetulan" yang berarti tanpa sengaja atau tanpa kita duga. Dan pada kesempatan ini, kita akan berbicara mengenai "kebenaran". Apa itu "kebenaran"?

Kebenaran dibagi menjadi dua, yaitu kebenaran mutlak dan kebenaran sementara. Kebenaran mutlak ialah kebenaran yang datang dari Allah S.W.T., sedangkan kebenaran sementara ialah kebenaran yang berasal dari kita sendiri, manusia.

Kebenaran mutlak tidak akan bisa diubah kepastian atau kebenarannya karena itu datang dari Allah S.W.T.. Contohnya, firman dari Allah S.W.T.. Tidak ada yang boleh mengganti atau mengubah apa yang Allah sampaikan, karena apa yang Dia sampaikan adalah mutlak.

Kebenaran sementara masih bisa diubah isinya oleh siapapun. Kebenaran ini juga bisa disebut sebagai ilmu pengetahuan atau konsep ilmiah yang tak lain diciptakan oleh manusia. Contohnya seperti kebenaran tentang asal-usul manusia, kebenaran tentang Planet Pluto, dan lain sebagainya. Namun, perlu diingat bahwa kebenaran sementara tidak bisa menjadi kebenaran mutlak, karena yang mutlak hanyalah milik Allah S.W.T..



Semoga post tadi dapat bermanfaat bagi semua yang membaca. Mohon maaf bila ada kekurangan, karena kelebihan hanyalah milik Allah S.W.T..

Wassalamualaikum wr. wb.