Apa itu kebenaran? Kebenaran berasal dari kata "benar". Benar sama dengan "betul", namun saat keduanya menerima imbuhan "ke-" dan "-an", mereka memiliki arti yang berbeda.
ke- + benar + -an = kebenaran
ke- + betul + -an = kebetulan
Lihat, sekarang memiliki arti yang berbeda bukan? Benar menjadi "kebenaran" yang berarti pasti. Sedangkan betul menjadi "kebetulan" yang berarti tanpa sengaja atau tanpa kita duga. Dan pada kesempatan ini, kita akan berbicara mengenai "kebenaran". Apa itu "kebenaran"?
Kebenaran dibagi menjadi dua, yaitu kebenaran mutlak dan kebenaran sementara. Kebenaran mutlak ialah kebenaran yang datang dari Allah S.W.T., sedangkan kebenaran sementara ialah kebenaran yang berasal dari kita sendiri, manusia.
Kebenaran mutlak tidak akan bisa diubah kepastian atau kebenarannya karena itu datang dari Allah S.W.T.. Contohnya, firman dari Allah S.W.T.. Tidak ada yang boleh mengganti atau mengubah apa yang Allah sampaikan, karena apa yang Dia sampaikan adalah mutlak.
Kebenaran sementara masih bisa diubah isinya oleh siapapun. Kebenaran ini juga bisa disebut sebagai ilmu pengetahuan atau konsep ilmiah yang tak lain diciptakan oleh manusia. Contohnya seperti kebenaran tentang asal-usul manusia, kebenaran tentang Planet Pluto, dan lain sebagainya. Namun, perlu diingat bahwa kebenaran sementara tidak bisa menjadi kebenaran mutlak, karena yang mutlak hanyalah milik Allah S.W.T..
Semoga post tadi dapat bermanfaat bagi semua yang membaca. Mohon maaf bila ada kekurangan, karena kelebihan hanyalah milik Allah S.W.T..
Wassalamualaikum wr. wb.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar