Manusia adalah makhluk yang memiliki otak berkemampuan tinggi. Dengan otak itulah manusia dapat belajar, meneliti, dan menghasilkan sesuatu. Allah menciptakan manusia tidak untuk diam saja, namun juga untuk berusaha memenuhi kebutuhan hidupnya.
Allah Maha Pencipta. Allah menciptakan segala sesuatu selain manusia. Allah menciptakan segala sesuatu yang sudah diketahui manusia maupun yang belum banyak diketahui manusia. Untuk itu Allah menakdirkan manusia untuk melakukan penelitian terhadap hal-hal yang menarik keingintahuan mereka.
Segala sesuatu yang sudah maupun belum terjadi telah tertulis dalam Al-Qur'an. Segala sesuatu yang diteliti manusia sebenarnya sudah ada sejak lama di Al-Qur'an. Jadi, manusia diperintahkan untuk membaca dan mempelajari Al-Qur'an salah satunya untuk menambah ilmu pengetahuan mereka mengenai kehidupan.
Contoh hal yang diteliti manusia, namun kejadian itu sebenarnya sudah ada sejak lama di Al-Qur'an adalah tentang proses pembentukan janin dalam rahim. Dalam Al-Qur'an surah Al-Mukminun ayat 14 sudah dijelaskan tahap-tahap pembentukan janin.
Allah Maha Pencipta. Allah menciptakan segala sesuatu selain manusia. Allah menciptakan segala sesuatu yang sudah diketahui manusia maupun yang belum banyak diketahui manusia. Untuk itu Allah menakdirkan manusia untuk melakukan penelitian terhadap hal-hal yang menarik keingintahuan mereka.
Segala sesuatu yang sudah maupun belum terjadi telah tertulis dalam Al-Qur'an. Segala sesuatu yang diteliti manusia sebenarnya sudah ada sejak lama di Al-Qur'an. Jadi, manusia diperintahkan untuk membaca dan mempelajari Al-Qur'an salah satunya untuk menambah ilmu pengetahuan mereka mengenai kehidupan.
Contoh hal yang diteliti manusia, namun kejadian itu sebenarnya sudah ada sejak lama di Al-Qur'an adalah tentang proses pembentukan janin dalam rahim. Dalam Al-Qur'an surah Al-Mukminun ayat 14 sudah dijelaskan tahap-tahap pembentukan janin.
“Kemudian tetesan itu Kami olah menjadi segumpal darah (‘alaqah) dan struktur itu Kami olah menjadi segumpal daging (mudhgah). Lalu segumpal daging itu menjadi tulang belulang (idham), selanjutnya tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging, selanjutnya Kami jadikan makhluk lain dari bentuk sebelumnya Maha Suci Allah”.
Segala sesuatu yang diteliti oleh manusia sudah ada di Al-Qur'an, baik yang sudah terjadi maupun yang belum terjadi. Untuk itu sebelum meneliti sesuatu, telitilah terlebih dahulu apa yang ada dalam Al-Qur'an sehingga akan mudah bagi kita untuk meneliti dan mempelajari sesuatu.
Referensi
http://hakamabbas.blogspot.co.id/2014/12/perkembangan-janin-menurut-al-quran.html
https://smjsyariah89.wordpress.com/2011/10/13/pengertian-penelitian/
http://detiklove.blogspot.co.id/2013/03/proses-pembentukan-janin-hingga-jadi.html

Tidak ada komentar:
Posting Komentar